Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata Bantah Tudingan Merubah Proposal Semart PJU Awal

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata Bantah Tudingan Merubah Proposal Semart PJU Awal

Pangandaran, LINews – Deseminiasi Kegiatan Smart Penerangan Jalan Umum (Semart PJU) di kabupaten Pangandaran tahun 2022, Bupati Pangandaran H.Jeje Wiradinata gelar rapat di Aula Setda Pangandaran kamis 6 September jam 09:00 Wib.

Rapat di pimpin langsung Bupati Pangandaran Jeje Wiradina guna klarifikasi apa yang di tuduhkan dan dan di demo Manggala Garuda Putih pekan lalu di depan DPRD Provinsi Jawa Barat, secara kebetualan ada kunjungan anggota DPRD Pangandaran Wiwi Widianingsih dari praksi Golkar kunjungan menghadiri pelantikan PAW rekan nya di DPRD Provinsi.

Agus Satria ketua Bidang Investigasi Manggala Garuda Putih, Bandung, menyampaikan beberapa poin dalam orasi Demo, pekanlalu di depan DPRD Provinsi, dan menyinggung Ada tuduhan perubahan Proposal dari 5 (lima) Milyar ke 50 (lima puluh) Milyar yang di tuduhkan ke bupati Pangandaran.

Acara rapat yang di gelar di Aula setda Pangandaran dihadiri Bupati Pangandaran, Ketua DPRD Propinsi Jawa Barat , Sekretaris daerah provinsi Jawa barat , Anggota Komisi IV Jawa barat, Anggota DPRD Provinsi Dapil XIII, kepala Dinas Perhubungan provinsi Jawa barat, kepala BPKAD Provinsi Jawa Barat, Inpektur Inspektorat provinsi Jawa Barat, kepala badan perencanaan pembangunan provinsi Jawa Barat. kepala biro Hukum provinsi Jawa Barat. Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran , Asisten II kabupaten Pangandaran , kepala BKAD kabupaten Pangandaran, kepala Bappeda kabupaten Pangandaran, Inspektur Inspektorat kabupaten pangandaran, kepala Dishub kabupaten Pangandara, kepala kesbang pol kabupaten Pangandaran, Para kabag lingkup setda kabupaten Pangandaran , para camat kabupaten Pangandaran, ketua Apdesi kabupaten Pangandaran.

Bupati Pangandaran Bantah Adanya Isu merubah usulan awal proposal (PJU). Dalam Rapat di jelaskan tentang aturan dan prosedur dalam pelaksanaan Kegiatan Smart Penerangan Jalan Umum. Bupati Pangandaran menjelaskan terkait barang yang akan di gunakan harus di utamakan Produk Dalam Negeri yang standar SSI.

Di kesempatan itu Jeje Wiradinata menjelaskan bahwa dirinya selaku Bupati Pangandaran tidak pernah merubah usulan Proposal awal PJU.

Usai Rapat Jeje Wiradinata saat di wawancara oleh beberapa awak media mengatakan, mungkin baru satu-satunya kita buka proses pengadaan barang dan jasa terkait PJU.

“Sebetulnya kita diam ketika orang mengkritik, demo. Namun ketika sudah melebar kemana-mana dan sebagainya, inikan prinsip-prinsip dalam pengadaan lelang adalah transparansi untuk lebih transparan di buka.” Ucap Jeje.

“Mungkin lanjut Jeje, ini baru yang kita buka, dari awal kita (Bupati Pangandaran) hati-hatinya sangat luar biasa. Ada tadi beberapa yang Demo katanya Saya merubah usulan, itu sedang kita pelajari secara hukum. Apakah akan proses secara Hukum dan sebagainya nanti akan kita lihat.” jelasnya.

“Katanya Bupati Pangandaran merubah usulan. Kita itu punya pegangan dari Provinsi, Bappeda, bahwa tidak boleh merubah sesuai dengan Proposal.” ungkap Jeje.

Lanjut Jeje, sebagai kehati-hatian, yang datang ke saya mungkin ada 15 orang yang mengatasnamakan siapapun jadi pemenang.

“Seluruh Bupati pernah di panggil Presiden bahwa kita tidak boleh belanja Inport harus Produk Dalam Negeri,” paparnya.
(Budi)