Jakarta, LINews – Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo memaparkan capaian dan target energi baru terbarukan (EBT) Indonesia di depan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan juga pimpinan-pimpinan ASEAN dalam acara ASEAN Indo-Pacific Forum (AIPF) di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (5/9/2023).
Dalam paparannya, Darmawan Prasodjo menyebutkan bahwa PLN sebagai perusahaan listrik nasional sudah memulai perjalanan menuju net zero emission (NZE). Di mana PLN sudah mengeluarkan setidaknya 13 Giga Watt (GW) pembangkit batu bara (PLTU) dalam perencanaan atau Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030.
“Kita telah membuat perencanaan ketenagalistrikan paling ramah lingkungan dalam sejarah Indonesia. 51,6% tambahan kapasitas pembangkit berasal dari energi terbarukan, kini kita hadir dengan percepatan pengembangan energi terbarukan,” ungkap Darmawan, Selasa (5/9/2023).
Untuk mendukung terciptanya pembangunan energi baru terbarukan di daerah-daerah. Darmawan menyebutkan, bahwa Indonesia akan membangun jaringan listrik (super grid) ramah lingkungan. Nah, dengan pengembangan super grid itu maka bisa meningkatkan kapasitas tambahan energi terbarukan setidaknya sebesar 32 GW.
“Kami juga membangun smart grid baru yang bisa meningkatkan pengembangan energi terbarukan dari 5 GW menjadi 28 GW, yang sebagian besar adalah Tenaga Surya dan Angin. Dalam hal ini kita mampu mencapai NZE tahun 2060,” ungkap Darmawan.
Darmawan juga memamerkan salah satu contoh proyek energi terbarukan berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata berkappasitas 192 MW yang berkolaborasi dengan Masdar perusahaan dari Uni Emirat Arab (UEA). Adapun PLTS Terapung Cirata ini direncanakan bakal diresmikan pada 27 Oktober 2023 ini.
“Percepatan pengembangan energi terbarukan akan menjadi platform baru, bagaimana kita bisa terbuka pada setiap potensi energi terbarukan, seperti tenaga surya, hidro, geotermal, juga ini didasarkan pada kolaborasi dan baseline jaringan listrik ASEAN, akan ada koneksi tambahan ke Sabah, Malaysia dan Singapura,” tandas Darmawan.
(Bayu)