Labuan Bajo, LINews – Berdasarkan Indeks Desa Mandiri, Kampung Sirimese Desa Golo Poleng yang terletak di ujung utara Kecamatan Ndoso, merupakan salah satu wilayah Terpencil, Termiskin dan Tertinggal di Kabupaten Manggarai Barat.
Cekikan ekonomi masyarakat terus menggurita dan Mahalnya harga sembako menjadi cerita buram yang belum usai. Ironi, wilayah Penghasil Sorgum dan Kacang Hijau terbesar pada dekade 1980 ini, hanya tinggal kenangan.
Infrastruktur jalan ke sentra – sentra produksi pertanian jauh panggang dari api. Faktanya, Proyek mangkrak Pembangunan sarana prasarana Air Minum dan Embung, bersumber dari APBDes Golo Poleng, belum tuntas.
Anggota DPRD Propinsi Nusa Tenggara Timur dari Fraksi Nasdem, Inosensius Fredy Mui,ST mengusulkan pendirian SMK Negeri I Ndoso.
Tanah Ulayat seluas 5ha Milik masyarakat Adat Suku Rahong dari 4 Subklan Gendang Sirimese telah diserahkan secara hibah kepada Pemerintah Propinsi Nusa Tenggara Timur, disaksikan perwakilan 22 Suku yang tinggal dan menetap di Kampung Sirimese.
Lokasi SMK Negeri I Ndoso memiliki 3 Sumber Mata Air yang belum di kelola. Maka pada tanggal 18 Maret 2024, Ketua Panitia Pendirian Satuan Pendidikan SMK Negeri I Ndoso, mengusulkan pembangunan sumur bor dan 4 ( Empat ) Ruang Kelas Permanen kepada Kepala Staf TNI AD, Panglima Daerah Militer IX Udayana dan Komandan Korem 161 Wirasakti Kupang.
Dasar Hukum SK Izin Operasional SMK Negeri I Ndoso, Keputusan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Nusa Tenggara Timur Nomor : 421.525/DPMPTSP.4.3/04/2024 Tentang Izin Operasional Penyelenggaraan Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri I Ndoso di Kabupaten Manggarai Barat, Tanggal 3 April 2024, sebagai pedoman untuk dilakukan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMK Negeri I Ndoso dan wajib memenuhi 8 Standar Nasional Pendidikan.
Kompetensi Keahlian :
1. Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura
2. Agribisnis Ternak Unggas
3. Usaha Layanan Wisata.
Keunggulan :
1. Menjadi SMK Pertama Keunggulan
2. Biaya Pendidikan Gratis
3. Mengembangkan Teaching Factory
4. Melaksanakan Kelas Industri
5. Mengembangkan Produk Kreatif
6. Berwirausaha
7. Pemanfaatan Lahan Tidur untuk Ketahanan Pangan Nasional.
8. Program Makan Siang Gratis dari Sekolah.
(Titus)